Inovasi Program Lahir Procot Pulang Bawa Akta Di Kabupaten Banyuwangi

Main Article Content

Restu Karlina Rahayu Mayuko Galuh Mahardika

Abstract

Banyak program inovatif yang dilahirkan pada masa kepemimpinan Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi Jawa Timur, seperti tagline sunrise of java, triangle diamond, Banyuwangi Festival, Jamban Sehat, E-Hospital, Banyuwangi Cyber Village, Lahir Procot Pulang Bawa Akta dan program inovatif lainnya. Penulis akan fokus dalam menjelaskan program yang terakhir yaitu Lahir Procot Pulang Bawa Akta. Program ini pernah mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada tahun 2015 sebagai salah satu inovasi pelayanan publik terbaik di Indonesia. Terhitung sejak tahun 2013 sampai 2015 sudah 15.675 lembar akta kelahiran yang diterbitkan oleh pemerintah melalui program ini. Program ini lahir atas keprihatinan Azwar Anas karena banyaknya anak di Banyuwangi yang tidak memiliki akta kelahiran. Dan setelah seorang anak lahir tidak langsung otomatis mendapatkan akta kelahiran. Padahal akta kelahiran adalah dokumen dasar yang akan menjadi landasan didapatkannya hak sebagai warga negara.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
RAHAYU, Restu Karlina; MAHARDIKA, Mayuko Galuh. Inovasi Program Lahir Procot Pulang Bawa Akta Di Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Teori dan Riset Administrasi Publik, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 11-19, aug. 2017. ISSN 2579-3195. Available at: <http://jtrap.ppj.unp.ac.id/index.php/J-TRAP/article/view/9>. Date accessed: 17 aug. 2018. doi: https://doi.org/10.24036/j-trap.v1i1.9.
Section
Articles